SMK IBNU SINA BOGOR
-
Tampilkan postingan dengan label berita smk ibnu sina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita smk ibnu sina. Tampilkan semua postingan

Buletin Sekolah Edisi Pertama Telah Terbit





Alhamdulillah, Puji Syukur Kehadirat ALLAH SWT, karena dengan Izin dari-Nya Buletin Edisi Pertama telah terbit di lingkungan SMK IBNU SINA BOGOR, terima kasih kami haturkan kepada Bpk. Yudhi Surakhman, SE Selaku Wakil Sekolah SMK IBNU SINA, juga tak Lupa kepada Pembina OSIS Bpk Abdul Aziz, SE. serta kepada Bpk. Purwa Kusumah Selaku Hubimnas SMK IBNU SINA. karena berkat dukungan anda buletin ini bisa di terbitkan.

Budidaya Pisang Cavendish

Pisang Cavendish di Indonesia lebih dikenal dengan nama pisang Ambon putih. Pisang Cavendish juga banyak dijadikan sebagai konsumsi pabrik Puree, tepung pisang sebagai bahan makanan bayi.

Pohon pisang Cavendish mempunyai tinggi batang 2,5 – 3 m dengan warna hijau kehitaman. Daunnya berwarna hijau tua. Panjang tandan 60 – 100 cm dengan berat 15 – 30 kg. Setiap tandan terdiri dari 8 – 13 sisiran dan setiap sisiran ada 12 – 22 buah. Daging buah putih kekuningan, rasanya manis agak asam, dan lunak. Kulit buah agak tebal berwarna hijau kekuningan sampai kuning muda halus. Jantung buah pisang akan tumbuh pada saat pisang berumur 9 bulan, pematangan buah memerlukan waktu 3 – 3,5 bulan, sehingga panen buah pisang Cavendish rata-rata pada umur 12 bulan setelah tanam.

Keunggulan bibit pisang hasil kultur jaringan dibandingkan dengan bibit dari anakan adalah bibit kultur jaringan terbebas dari penyakit seperti bakteri Layu Moko (Pseudomonas solanacearum) dan Layu Panama (Fusarium oxysporum cubense). Penyakit ini sangat ditakuti oleh petani pisang. Keunggulan lain adalah bibit yang dihasilkan pertumbuhan dan kualitas genetiknya seragam.

A. Cara penanaman dan Pemeliharaan Tanaman

1. Buatlah lubang pada tanah untuk persiapan penanaman pisang Cavendish dengan ukuran 20 x 20 cm , kedalaman 20cm .
2. Jarak penanaman pohon pisang Cavendish yang optimal adalah 3 x 3 m
3. Setelah lubang tersedian taburkanlah pupuk kandang sebanyak 2 Kg, kemudian pupuk N,P,K sebanyak 1 sendok makan dan pupuk puradon sebanyak 1 sendok makan.
4. Biarkanlah tanah tersebut selama 3 hari untuk mengurangi dampak panas yang dtimbulkan oleh uap pupuk tersebut.
5. Setelah tiga hari tanamlah bibit pohon pisang Cavendish yang sudah siap tanam pada lubang tanah yang telah dibuat sebelumnya.
6. Pemupukan dilakukan Setiap 2 bulan sekali setelah penanaman dengan pupuk N,P,K sebanyak 1 sendok makan
7. Untuk pemeliharaan tanaman dari hama penyakit, cukup dengan membuang ulat yang ada disekitar daun pohon pisang Cavendish
8. setiap pertumbuhan bonggol keatas maka tambahkanlah ketinggian tanah secukupnya

Kegiatan Penanaman Pisang Cavendish

Kegiatan Pertama

• Menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam pisang cavendish
1. Buatlah lubang pada tanah dengan ukuran 20 cm x 20 cm dengan kedalaman ( Kurang Lebih ) 20 cm

Kegiatan Kedua

• Menyiapkan bibit tanaman pisang cavendish
1. Siapkan bibit tanaman pisang cavendish
2. Tanamanlah bibit pisang cavendish di lubang yang telah disediakan
Bibit tanaman pisang cavendis usia 2 bulan yang siap di tanam

Kegiatan Ketiga

• Perawatan Tanaman pisang cavendish
1. Untuk perawatan setiap 2 bulan sekali tanaman pisang cavendish cukup di beri pupk kandang sebanayak 1 cangkul
2. bila daun pisang busuk karena cacing, maka untuk perawatannya cukup hanya dengan membuang daun yang busuk tersebut
2. Lubang yang telah tersedia kemudian di beri pupuk NPK sebanyak 2 sendok makan, Puradan 2 sendok makan, dan pupuk kandang sebanyak 2 cangkul

3. Setelah di beri pupuk, lubang tersebut dibiarkan selama seminggu untuk mengurangi efek panas yang di timbulkan oleh pupuk tersebut

Untuk tugas, kalian bisa mendownloadnya di sini.

PEMBAGIAN RAPORT SMK IBNU SINA



Berita Sekolah
Edisi : 01/SMK-IBSI/12/Jan/2011
Oleh www.ibnusinabogor.co.cc Pengurus

PEMBAGIAN RAPORT DI SMK IBNU SINA

Kamis, 23 Desember 2010 di SMK Ibnu Sina dilaksanakan pengambilan Laporan Hasil Belajar Siswa (LHBS) Peserta Didik atau sering dikenal raport. Motor memadati halaman parkir sehingga suasana sekolah bertambah ramai. Pengambilan LHBS di SMK Ibnu Sina dilakukan oleh orang tua siswa atau wali murid.
Sekolah berharap orang tua atau wali murid dapat hadir secara pribadi ke sekolah dan wali kelas dapat menginformasikan perkembangan sekolah dan juga perkembangan putra-putrinya selama di sekolah. Wali kelas dapat menginformasikan bagaimana orang tua membaca dan memahami nilai yang ada dalam LHBS tersebut. Setidaknya buku raport itu mencakup enam hal yaitu: 1) identitas perserta didik, 2) tabel nilai hasil belajar, 3) tabel ketercapaian kompetensi peserta didik, 4) tabel pengembangan diri, 5)table penilaian akhlak mulia dan kepribadian, dan 6) ketidak hadiran. Dari enam hal yang tercantum agar menjadi perhatian semuanya oleh orang tua jangan hanya ketercapaian KKM saja yang dilihat tetapi juga yang lainnya yang tidak kalah pentingnya. Melalui pertemuan ini orang juga dapat menginformasikan perkembangan di rumah sehingga dapat disinergikan dalam pendidikan putra-putrinya. “sebetulnya keinginan saya tidak seperti ini, jadi terlihat seperti ada pemisah antara pihak sekolah dengan orang tua murid. secara pribadi saya ingingnya berkumpul, biasanya kalo kita berkumpul itu tidak ada batas, apa-apa yang mau kita sampaikan dan mau dimusyawarahkan itu menjadi mudah, biasanya kalo berkumpul seperti itu semuanya menjadi cepat beres.” Tutur Kepala SMK IBNU SINA yakni M. Sutisna S.Pd, M.M.Pd kepada semua wali murid
Dengan tingkat penyimpangan perilaku dikalangan pelajar sudah saatnya orang tua juga memperhatikan tabel penilaian akhlak mulia dan kepribadian. Ini penting karena pendidikan karakter bangsa sudah ada juga disini. Penilaian akhlak mulia dan kepribadian peserta didik, yang dilaksanakan secara komprehensif dalam arti melibatkan semua guru tidak hanya wali kelas dan kesinambungan. Kedua komponen itu juga merupakan salah satu persyaratan kenaikan kelas atau kelulusan peserta didik . “Yang harus disiapkan oleh siswa/i terutama dalam kaitannya pengambilan Laporan Hasil Belajar/ raport untuk kelas 10 mereka harus bisa membaca Iqro 1-6, untuk kelas 11 harus bisa membaca surat-surat pendek dan untuk kelas 12 mereka harus bisa membaca al-qur'an” Kata Bapak Yudhi Surakhman selaku Waka. Ur. Kurikulum SMK Ibnu Sina. Hasil penilaian akhlak mulia dan kepribadian dirangkum dalam sepuluh aspek penilaian yang mencakup:1) Kedisiplinan, 2) Kebersihan, 3) Kesehatan, 4) Tanggung jawab, 5) Sopan santun, 6) Percaya diri, 7) Kompetitif, 8) Hubungan sosial, 9) Kejujuran, dan 10) Pelaksanaan ibadah.

SABAR: Peringatan Hari Kartini Dan Hari Bumi


Komunitas Sanggar Baroedak (SABAR) merupakan salah satu anggota bagian dari
Komunitas Peduli Kampung Halaman (KALAM) mengadakan acara peringatan hari kartini
dan hari bumi secara bersamaan. Acara ini diadakan pada pukul 06.00 s.d. 14.00.
Acara peringatan ini bertemakan "Semangat Kartini, Selamatkan Bumi" yang berlangsung
di Jalan. Achmad Sobana.

Banyak agenda kegiatan yang akan dilaksanakan seperti karnaval dan pentas seni.
Adapun berbagai lomba yang akan diadakan seperti menggambar, mewarnai, puisi,
dan menyanyi serta penampilan tari-tarian oleh anak sanggar baroedak.
"Kita minta dukungannya kepada masyarakat,khususnya warga sekitar,
ujar Evi pengelola SABAR sekaligus panitia acara.

Kegiatan ini merupakan hal positif yang patut diadakan tanpa harus mengikuti
agenda hari nasional yang telah ditetapkan. Selain itu diharapkan juga kegiatan ini dapat
merangkul kebersamaan warga sekitar, dan dapat mengembangkan potensi serta kreatifitas
anak-anak kecil terutama di wilayah Tegal Gundil.
SABAR merupakan komunitas salah satu anggota divisi dari KALAM yang bergerak
di bidang pendidikan alternatif pada anak.Kegiatan yang telah dilakukan oleh
SABAR yaitu kegiatan perpustakaan anak, Kegiatan belajar mengajar
bersama anak-anak di sekitar wilayah Tegal Gundil.

Media Berita Tegal Gundil: Koran Berita Dan Radio


Berita Tegal Gundil (BeTe) menghadirkan informasi mengenai seputar wilayah kelurahan Tegal Gundil dari sisi kehidupan masyarakat kegiatan warga, peristiwa-peristiwa yang terjadi dan informasi lokal lain. Melalui media cetak yaitu koran dan radio, Berita Tegal Gundil siap untuk dikemas memberitakan kepada masyarakat sekitar.

“Kayanya sih kalau radio sudah kalah sama televisi, lagian saya juga jarang sih mendengar siaran radio Tegal Gundil (BeTe) ini,” ujar Hidayat Tamri salah satu pembaca koran Berita Tegal Gundil.”Jadi engga usah deh dengan adanya media ini saja sudah cukup bagus, yang penting wartawannya pintar mencari berita,” tegasnya. Sementara itu, menurut Yusuf Abdul Fatah, sebagai Pemimpin Redaksi Berita Tegal Gundil, “Respons masyarakat sebenarnya positif, senang banget dengan adanya media ini, disisi lain ada yang takut beritanya di publikasikan,” ujarnya.

Sejauh ini dalam menginformasikan terhadap masyarakat, Berita Tegal Gundil selalu menghadirkan info-info dari berbagai bidang yaitu pendidikan, kegiatan warga sekitar serta program-program yang dapat diterima dengan baik. Bagi para pembuat Berita Tegal Gundil ini adalah sarana untuk bersosialisasi terhadap warga sekitar kawasan ini. Sebagai sarana informasi dan komunikasi antar warga kelurahan Tegal Gundil, diharapkan media koran dan radio Berita Tegal Gundil ini dapat terjalin kerukunan.

Bahasa Alay Marak Di Kalangan Muda

Fenomena bahasa alay (anak lebay) saat ini marak terjadi dikalangan remaja atau anak muda se Indonesia. Gaya bahasanya yang asyik dan terkesan gaul menjadi alasan tersendiri mengapa si pengguna memakai bahasa ini dalam setiap mengirim atau menerima pesan singkat (sms). Karakter bahasa sms yang singkat terkesan sok nge- Inggris dan menggunakan sandi angka-angka tak jarang orang awam mengerti.
“Sebenarnya refleks aja sih menggunakan bahasa sms ini, karena kan teman-teman juga banyak yang memakai bahasa sms seperti ini,” ujar Rizky salah satu pelajar yang aktif mengunakan bahasa alay dalam pesan singkatnya. Disisi lain, menurut Drs. Aam Nurjaman, M.Pd, “fenomena bahasa alay menunjukkan sebuah kreatifitas tersendiri bagi kalangan yang memakainya dalam pesan singkat,” ujar Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Universitas Pakuan tersebut.
Terkait bahasa alay ini, seharusnya kalangan muda sebagai penerus bangsa lebih mengerti akan dampaknya keterkaitan bahasa biasa sehari-hari yaitu berbahasa Indonesia. Dengan lebih mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia yang baik dan benar.

Template by : SMK IBNU SINA BOGOR